Senin, 23 Februari 2009

Kesombongan Rohani

Kesombongan Rohani
by Mardiana on Nov.21, 2008, under Renungan
Saat - saat ini banyak dominasi-dominasi gereja yang berkembang. Baik itu gereja GKPI, HKBP, GKI, GBI Gerja Pantekostas, dll. Tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Namun yang saya ingin katakan. Apakah kita bener-bener mengimani FirmanNya?
Tuhan Yesus tidak melihat kita itu dari gereja dimana kita bersekutu dan berdoa. Tapi yang DIA inginkan adalah hati kita masing-masing. Baik anda itu orang sukses, pengusaha, pelayan, pendeta, suara yang bagus, doa yang bagus atau hal yang lainnya, semua itu hanyalah bersifat sementara. Anda tidak akan dapat menjadi orang sukses tanpa DIA. Bukan karena anda orang pintar dan bijak, ingat kebijakan dankepintaran anda itu asalnya dari DIA. Banyak orang sukses di atas sana, tapi apakah mereka bahagia dengan semua yang dimilikinya? Belum tentu anda akan bahagia, oke lah untuk sementara anda bisa menikmati semua hal duniawi. Tapi saat anda jatuh sakit , tua dan hal lainnya, siapakah yang anda cari? Dokter, dokter hanyalah penyembuh biasa. Kita selalu berdoa kalo kita lagi ada pergumulan. Duh, taunya kita hanya meminta-meminta. Kapan donk kita bisa memberi?
Tuhan Yesus lah pengobat yang manjur. Oleh Bilur-bilurnya kita disembuhkan( 1 Petrus 2:24). Yesus memberikan semua yang DIA punya, KasihNya, CintaNya, HidupNya bahkan masa remajaNya pun di berikan untuk Tuhan Bapa. Dia menjadi contoh teladan yang luar biasa. Semua yang diberikanNya adalah cuma-cuma. Yang Dia inginkan adalah agar kita melihat ke DIA, Dia menginginkan hati kita, hati yang tulus menyembah DIA. Biarlah tujuan dan visi hidup kita adalah Yesus.

Minggu, 11 Januari 2009

Batak ==> Horas, Menjuah-juah

aku masi asli halak Batak bah. Aku bangga mengatakan diriku seorang Batak Toba, seorang batak Simalungun. Loh kok simalungun juga? karena oppung boruku asli orang simalungun, jadi masi ada darah simalungun neh.

Saya juga bangga kalau saya bicara dalam bahasa batak,dengan logat batak, dan juga partuturan batak.

Apakah anda juga bangga sebagai orang Batak(terserah anda itu Batak Toba,Simalungun,Karo,Pakpak,Mandailing,dll).

Apakah anda seperti yang lain, yang dengan sengaja melupakan jati dirinya, pura-pura pakai logat jawa atau jakarta.(loe,gue, mas,mbak). Apalagi orang kampung sana yang baru pertamakali menginjakkan kaki di daerah perantauan, sesampainya di perantau an, langusng bilang dan nelpon ke ortu: Halo mama, gimana kabarnya, gue sih sehat aja.==> wah lupa deh kalo dia itu org batak.

Jadi banggakah anda menjadi orang BATAK?

butima

hayo

4 comments for this entry:
  1. pardosa

    bieh… ada yg punya rumah baru g bilagn bilang bahh…. :-O

    hehehe…. mantab tok rumah barunya lbh cantik….. ;)

    ito, klo aku g usah ditanya lg lah y bangga apa g? ito dah taulah jawabnya.. hihihi.. narsis m0de = ON

  2. Mardiana

    Syalom ito ku,,,selamat datang di rumah batuku,,
    yah,punya rumah baru bah fuang ,,ikkon di pestaon do? aggoi amang, lupa muse au mamestaon, annon ma molo hepeng godang,,,

    butima
    Horas

  3. Inongi

    Horas bah Anggi…..!!!

    Aku lebih bangga kalipun boi mangallang sang sang dohot arsik, tabonai.

    salam haol dohot lungun.

  4. Mardiana

    makasi banyak bang Inongi,,,hahaha gabe masihol au mangallang na tabo i terutama daging babi panggang,,,wkwkwkw

    GBU

Apa Arti Cinta Bagi Anda

kalo ditanya ==> apa sih arti Cinta bagi saya?

aku langsung jawab deh,, tanpa cinta si Mardiana gak ada di dunia ini (hehhee,,,)

dengan cinta, aku bisa mengenal Cinta Yesus, tapi cinta itu sangat menyakitkan apalagi kalu di pendam,,,ingat jd ama cinta pertama neh,,,hiks,,hiks,,,tp gpp kok,yg penting dia bahgia dengan pilihannya. Aku akan bahagia jika orang yang kucintai bahagia.

bagaimana denga kita semua disini?,,,ai aha do lapatanna Holong ?

6 comments for this entry:
  1. Jaya Afrianto

    Cinta,
    Ada yang bilang ibarat kentut, dipendam sakit, diutarakan malu.

    Cinta itu seperti art yg indah dan agung,
    berbahagialah yg pernah mendapatkannya meskipun tidak abadi

    Cinta tidak membuat dunia berputar
    Cinta inilah yang membuat perjalanan tersebut berharga

    Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain,
    tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama.

    Bel bukanlah bel sebelum engkau membunyikannya
    Lagu bukanlah lagu sebelum engkau menyanyikannya
    Cinta di dalam hatimu tidak diletakkan untuk tinggal di sana

    Cinta bukanlah cinta sebelum engkau memberikannya
    Nafsu adalah emosi
    Cinta adalah pilihan
    Cara untuk mencintai sesuatu adalah dengan menyadari
    Bahwa sesuatu itu mungkin hilang

    Cinta adalah kunci induk yang membuka Gerbang kebahagiaan
    Kekasih yang bijaksana tidak menghargai hadiah dari kekasihnya
    Sebesar cinta dari si pemberi

    Jika anda ingin dicinta, mencintalah
    dan jadilah orang yang pantas dicinta

    Di antara mereka yang saya sukai atau kagumi,
    saya tidak dapat menemukan suatu kesamaan
    Tetapi di antara mereka yang saya kasihi,
    saya dapat menemukannya: mereka semua membuat saya tertawa

    Persahabatan sering berakhir dengan cinta
    Tetapi cinta tidak pernah berakhir dengan persahabatan

    Kita harus sedikit menyerupai satu sama lain
    untuk mengerti satu sama lain
    Tetapi kita harus sedikit berbeda
    Untuk mencintai satu sama lain

    Cinta yang belum matang berkata:
    “Aku cinta kamu karena aku butuh kamu”
    Cinta yang sudah matang berkata:
    “Aku butuh kamu karena aku cinta kamu”

    Cinta memasukkan kesenangan dalam kebersamaan
    kesedihan dalam perpisahan
    harapan pada hari esok
    kegembiraan di dalam hati

    Siapa pun yang mempunyai hati penuh cinta
    selalu mempunyai sesuatu untuk diberikan
    Cinta sejati dimulai ketika tidak sesuatu pun
    diharapkan sebagai balasan

    Segera sesudah kita belajar mencinta
    Kita akan belajar untuk hidup
    Cinta…
    Jika anda memilikinya, anda tidak memerlukan sesuatu pun yang lain
    Dan jika anda tidak memilikinya,
    apa pun yang lain yang anda miliki tidak banyak berarti

    Cinta tidak dapat dipaksakan
    Cinta tidak dapat dibujuk dan digoda
    Cinta muncul dari Surga tanpa topeng dan tanpa dicari

    Cobalah bernalar tentang cinta dan engkau pun
    akan kehilangan nalarmu..hehehehe….

  2. Mardiana

    waou,,,sungguh indah Cinta itu,,,tapi napa cinta bisa menghilangkan nalar ya? bukannya cinta itu dirasakan dan di kagumi. tp yg jd pertanyaan bukankah cinta itu pakai nalar?

  3. pardosa

    aku hanya mengutip “SHOUTOUT” nya ampara samuel pasaribu tetang cinta

    “apa itu cintaaaaaaaahhh???? allang ma cinta miiiiiiii…”

    hahahaha….. piss to kuh ;)

  4. Mardiana

    ehe tahe ito pardosa,,,
    tarida hian ito sering ditolak boru2 bah, songon adong luka lama puang,,,,wkwkwkw,,,pisssssssss ito ku hasian

    GBU

  5. Mardiana

    Saya dapat email dari seorang yang sudah mendapatkan Cintanya (alias AP)

    HORAS…

    Cinta itu unik dan indah…
    Cinta itu bukan berasal dari pria atau wanita manapun….
    Cinta itu berasal dari Tuhan…

    Tuhan yg mengawali dan mengakhiri…

    Jika pasangan belum hadir bukan berarti cinta tidak hadir…

    Terkadang definisi cinta susah dijabarkan…
    Bahkan menurut para pakar bhw cinta dimengerti secara berbeda untuk setiap orang dg masanya masing2…

    So,cinta=kasih…

    Kasih itu sabar…
    Kasih itu murah hati…
    Kasih itu …….etc…

  6. Jaya Afrianto

    @pardosa
    Hahahahaha…kamu ketahuan….
    peace lae….:P

Senin, 03 November 2008

Hatop Ma Ho Muli Boruku

Orang tua kita emang orang tua terbaik dalam hidup kita. Yang memberi kita segalanya dan bahkan menyekolahkan kita sampai ke cita-cita yang kita inginkan. Tapi untuk mewujudkan keinginan orang tua kita napa susah ya? Termasuk yang satu ini. Disaat kita suda beranjak dewas a dan sedang asiknya berkarir, kita diminta untuk menikah. Apalagi mengingat usia kita yang bertambah dan beranjak tua. Saya ndak tahu apakah temen2 mengalami yang kualamin ini ato tidak.
Saat kuliah dan karir sedang beranjak, orang tua meminta agar aku segera merrit. Saya akui ,sepanjang hidupku, saya tidak pernah menjalani yang namanya hubungan pacaran tetapi jatuh cinta saya pernah mengalaminya. Tapi sayangnya saya tidak apernah pacaran dengan orang yang saya cintai itu. Akhirnya saya hanya terfokus dengan kegiatan sekolah dan kuliah. Beranjak kuliah saya masih juga jomblo "single". Sempat juga ada teman-teman sekampus yang menyatakan perasaan sukanya pada saya. Tapi entah kenapa saya tidak menerimanya. Yang ada di otakku saat itu hanyalah menyelesaikan kuliah dan berkarir.
Hari-hari saya lalui buka hanya di sekolah dan kampus tetapi juga di gereja. Saya sangat aktif di kegiatan pemuda dan pemudi di GKPI Desa Teladan. Saya bergabung dengan para pemuda pemudi gereja. Yah tentu aja diantara mereka pernah menembak saya,tapi tetap juga saya tidak menerimanya. Saya tidak atau apa yang salah dari saya tetapi itulah keadaan yang membuat saya tidak berfikiran pacaran. Apalagi saya itu adalah anak pertama. Dalam keluarga Batak saya itu Boru Panggoaran ni Omak dohot Bapak. Dan saya ingin sekali menjadi teladan bagi adik-adikku. Dan itulah yang selalu terlintas dalam benak saya. Saya akan pacaran kalo saya sudah tamat kuliah.

Nah saat tamat dari kuliah, saya langsung kerja di Jerman. Kehidupan di luar negeri telah membuat diri saya lupa dengan usia saya. Sampai suatu saat Mamak dan Bapak menyadarkan aku kata mereka : "Inang boru unang ho lupa da, unang alani kuliah dohot karejo mi ho gabe lupa dohot masa depanmu. Ingot nunga sadia usiam. Da boruku" Itu kata mereka. Akhirnya sejak itu saya tersadarkan untuk mencari pacar ato Teman Hidup "TH".

Apalagi keinginan mereka itu kalo bisa saya itu menikah denga Halak Batak ,,,duh gimana cari orang batak di tempat Hitler ini? Orang batak yang ada di Indonesia aja belum tentu bisa pas dengan hati dan pilihan kita,apalagi didaerah sini. Gak mungkin. Kalo saya cari bule, apakah mereka mau masuk kedalam budaya dan kultur Batak? Apakah gampang menyatukan 2 kebudayaan yang berbeda?

Bagaimana dengan pengalaman saudara? Apakah sama dengan saya ini? yah kritik ,saran dan komentar sangat diharapkan.


Butima sian au. Horas ma di hita

KONSEP WIPO: SKENARIO GLOBAL UNTUK MEMECAH INDONESIA?

Ribuan artefak budaya Indonesia telah dicuri oleh pihak asing,
seperti: Batik Adidas, Sambal Balido, Tempe, Lakon Ilagaligo, Ukiran
Jepara, Kopi Toraja, Kopi Aceh, Reog Ponorogo, Lagu Rasa Sayang
Sayange, dan lain sebagainya. Fenomena ini tidak hanya terjadi di
Indonesia, ia juga terdapat di banyak Negara berkembang lainnya. Untuk
itu, WIPO (World Intellectual Property Organization) , lembaga
Intellectual Property internasional, mengusulkan sebuah alternatif
penyelesaian. Usulan ini dimuat dalam "Revised Draft Provisions For
The Protections Of Traditional Cultural Expressions/ Expressions Of
Folklore".

Inti dari usul tersebut adalah menyerahkan kepemilikan atas ekspresi
budaya tradisional kepada Kustodian atau komunitas. Ini dapat dilihat
pada pasal 2 dan pasal 4 pada draft tersebut. Ekspresi budaya
tradisional "X" yang dipelihara dan dikembangkan oleh komunitas "Y"
akan menjadi milik komunitas "Y". Misalnya komunitas batik dari
Surakarta yang memelihara dan mengembangkan desain parang maka motif
tersebut akan menjadi milik komunitas tersebut.

Namun dari hasil kajian yang dilakukan oleh Indonesian Archipelago
Culture Initiatives atau IACI (www.budaya- indonesia. org), konsep ini
membawa ancaman terhadap integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Yang pertama adalah masalah horizontal. Ia akan memicu konflik antar
wilayah maupun antar komunitas dalam satu daerah. Orang Sunda tidak
dapat berkreasi secara bebas mengembangkan Batik Jawa. Orang Jawa
harus meminta lisensi ke orang Batak untuk dapat mengembangkan ulos.
Orang Papua tidak merasa memiliki songket dari Palembang, demikian
seterusnya. Lalu dimanakah posisi persatuan dan kesatuan Indonesia?

Selain mengikis rasa persatuan, konsep ini juga berpotensi konflik
antar wilayah. Ada banyak artefak budaya Indonesia yang terdapat di
lebih dari satu wilayah atau suku tertentu. Misalnya, ada sebuah motif
ukiran tertentu terdapat di dua wilayah atau suku yang berbeda. Lalu
komunitas yang mana berhak untuk memilikinya? Akibatnya akan terjadi
konflik antar wilayah atau antar suku. Pemekaran wilayah, yang hanya
melibatkan dimensi pembagian administrasi pemeritahan saja, terbukti
dapat menyebabkan jatuhnya korban. Apalagi jika ditambah dengan
persoalan pembagian budaya tradisi. Setiap wilayah atau suku akan
bertempur untuk mempertahankan warisan nenek moyaknya, yang merupakan
"harga diri" komunitasnya.

Konflik yang mungkin muncul tidak hanya terjadi antar komunitas. Ia
juga bisa terjadi di dalam komunitas itu sendiri. Dari sekian banyak
komunitas Angklung di Bandung misalnya, siapakah yang berhak memiliki
angklung? Siapa yang berhak memberikan izin lisensi angklung ke pihak
lain, pimpinan komunitas tersebut atau rapat anggota? Posisi pimpinan
komunitas budaya, yang pada awalnya hanya memperhatikan faktor
kebijaksanaan semata, menjadi terpolitisir (akibat adanya faktor
kekuasaan dan ekonomi di dalamnya). Konsep ini beresiko melahirkan
konflik dan perpecahan pada komunitas-komunitas budaya di Indonesia.

Yang kedua adalah masalah vertikal. Konsep yang dibuat oleh WIPO akan
mempermudah upaya eksploitasi budaya Indonesia oleh pihak asing.
Sebuah perusahaan desain kaliber internasional hanya perlu datang
membeli lisensi ke sebuah komunitas budaya lokal tertentu. Negosiasi
tersebut tentu saja tidak seimbang. Adidas mungkin hanya perlu
mengeluarkan beberapa juta rupiah untuk membeli sebuah desain batik
tertentu, lalu mengkomodifikasi sedemikian rupa dan mendapatkan
miliaran dolar dari desain tersebut.

Jika terjadi sengketa sengketa hukum, kemampuan untuk melakukan
pembelaan tentu saja tidak akan seimbang. Apakah semua komunitas
budaya di Indonesia mampu membayar pengacara untuk menuntut sebuah
perusahaan raksasa asing dalam pengadilan di luar negeri? Selain
semakin mudah untuk dieksploitasi, kemampuan kita untuk melakukan
pembelaan juga semakin melemah.

Dari ulasan di atas, kita dapat melihat bahwa konsep yang diusulkan
oleh WIPO berpotensi untuk mengancam integritas Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Ia memicu konflik antar warga Negara Indonesia.
Selain itu, ia akan mempercepat proses eksploitasi budaya Indonesia
oleh pihak asing. Untuk itu kita perlu waspada. Apakah konsep yang
dibawa oleh WIPO merupakan bagian dari skenario global untuk memecah
Indonesia?

Untuk melindungi budaya Indonesia, kita membutuhkan sebuah terobosan
baru. Hal ini dapat kita teladani dari kisah perjuangan Djuanda
Kartawidjaja di Zona Ekonomi Esklusif (ZEE). Indonesia harus berani
melawan dan membuat sebuah terobosan baru. Inspirasi inilah yang
melatarbelakangi lahirnya konsep Nusantara Cultural Heritage State
License atau disingkat NCHSL (http://budaya- indonesia. org/iaci/ NCHSL),
sebagai sebuah alternatif konsep perlindungan budaya Indonesia yang
diinisiasi oleh Indonesian Archipelago Culture Initiatives.

Kita harus waspada terhadap konsep yang diusulkan oleh pihak asing.
Bisa jadi, ia merupakan sebuah skenario global untuk menghancurkan
Indonesia. Jangan sampai pemerintah dan DPR meratifikasi konsep yang
dibawa oleh WIPO tersebut. Kita harus mencegahnya.

Namun selain itu, kita membutuhkan sebuah alternatif solusi. Indonesia
harus mampu menjadi teladan dalam upaya perlindungan hukum terhadap
ekspresi budaya tradisional. Untuk itu, saya mengajak rekan-rekan
sebangsa dan setanah air untuk bersama-sama menyempurnakan dan
memperjuangkan konsep NCHSL. Rekan-rekan sebangsa dan setanah air yang
memiliki kepedulian (baik bantuan ide, tenaga maupun donasi) dapat
menggubungi IACI di email: office@budaya- indonesia. org

Mari kita bersama-sama bersatu dan menjadi bagian dari upaya
pelestarian budaya Indonesia.

Sabtu, 01 November 2008

Makkuling Do Mudar I

Kata Makkuling Do Mudar I yang artinya berbicaranya darah itu. Apakah saudara pernah merasakan yang pernah saya alami ini. Semenjak saya di Jerman ini, perasaan dan keterikatan bathin saya dengan keluarga sangat tajam. Biasanya saya jarang sekali merasakannya. Tapi sejak disini, saya sangat peka.

Dua hari yang lalu saya tidak bisa tidur,pikiran saya selalu ke keluarga saya. Tapi hanya berharap dan berdoa agar seluruh keluarga saya selalu dalam keadaan sehat dan dalam lindunganNya. Tapi tetap saja saya tidak bisa tidur. Tanpa tanya dan menimbang lagi, saya langsung nelpon keluarga di Medan. Awalnya mamak bilang kalo semua sehat2 aja, saya selalu menanyakan keadaan mereka karena saya merasakan kalau ada sesuatu yang terjadi dan akhirnya mereka jujur dan mengatakan kalau mereka dua hari yang lalu sakit. Dan ditambah lagi masalah keluarga.

Setelah kejadian itu, kemarin saya juga merasakannya. Perasaan saya tidak tenang dan bukan hanya itu , saya tetap memikirkan keadaan mamak dan bapak. Nah, esoknya saya langsung nelpon ke Medan. Yang mengangakat adalah ito ku Vram Honter. Aku nanya bagaimana keadaan mamak dan bapak. Dia bilang kalau mamak sehat-sehat aja dan saat itu mamak lagi tidur. yah aku seneng aja denger kalo maak sehat. Tapi ada yang gak beres, biasanya kalo aku nelpon, mamak dan bapak pasti langsung heppot mau ngomong ama aku. Adekku bilang kalo bapak lagi makan. Yah aku berpikir positip aja. Aku merasa janggal aja.Ntah napa aku pengen ngomong ama adekku si Tiur. Trus aku bilang ama dia, kalo aku sebenarnya mau nelpon karena aku mau ngomong ama mamak aja. Mendengar itu adikku langsung bilang begini; kak, ya uda, kakak telpon aja mamak dan bapak ke Handy.Kakak akan tau sendiri.
Emangnya mami lagi di mana dek? Bukannya mamak lagi tidur? (tanyaku). Kak, lakukan apa yg kubilang, telpon aja mamk dan bapak ke Hp mereka. Nah, tanpa pikir panjang, saya langsung nelpon mamak dan bapak. Aku langsung terkejut, senang dan bercampur aduk. Handynya yang mengangkat adalah mamak. "Mak, gimana kabar mamak? Bukannya mamak tadi tidur, soalnya kata honter mamak tidur. (itu kataku). Mamak langsung tertawa; "Inang, mamak sekarang di rumah sakit.Tapi mamak uda sehat kok, besok bisa pulang ke rumah. Tentu aja aku terkejut dengar penuturan mamak. Mak , kok adek-adek membohongi aku?, kenapa mak?(tanyaku )
Itu mamak yang suruh; "Jangan kasih tau kak Mardiana dan kak Ida kalo mamak di rumah sakit. Mamak gak mau jadi bahan pikiran kalian. Itu penuturan mamak

Langsung aja aku bilang begini; "Omak, dang boi di tabunihon hamu sian au.Songon dia pe Makkuling do MudarI. Jadi unang marbuni-buni hanima sian au da.Songon dia pe huboto do annon" (artinya Mamakku, bagimanapun gak bisa kalian sembunyikan dari aku. Bagaimanapun berbicaranya darah kita itu. Jadi jangan pernah kalian sembunyikan sesuatu dari aku. Bagaimanapun juga psti aku tau nantinya.)

Yah Puji Tuhan Yesus, mamakku tersayang sudah sembuh dan sehat.


Jadi kepada para pembaca Blogku ini, kalau anda pernah merasakan seperti yang saya alami ini, jangan pernah menunda untuk menanyakan keadaan keluarga kita. Lakukan sekarang dan jangan sempat ada kata penyesalan di lain hari. Bagaimanapun juga Makkuling Do Mudar I.


Butima. Horas ma di hita sasude.